Saat awal perkembangan internet, Tim Berners-Lee membuat sebuah situs web yang berisikan daftar situs web yang ada di internet melalui peladen web CERN. Sejarah yang mencatat sejak tahun 1992 masih ada hingga kini.[2] Dengan semakin banyaknya situs web yang aktif membuat daftar ini tidak lagi memungkinkan untuk dikelola oleh manusia. Utilitas pencari yang pertama kali digunakan untuk melakukan pencarian di internet adalah Archie yang berasal dari kata "archive" tanpa menggunakan huruf "v".[3] Archie dibuat tahun 1990 oleh Alan Emtage, Bill Heelan dan J. Peter Deutsch, saat itu adalah mahasiswa ilmu komputer Universitas McGill, Amerika Serikat. Cara kerja program tersebut adalah mengunduh daftar direktori serta berkas yang terdapat pada layanan ftp publik (anonim) kemudian memuatnya ke dalam basisdata yang memungkinkan pencarian.
Mesin pencari lainnya seperti Aliweb, muncul di 1993 dan masih berjalan hingga saat ini. Salah satu mesin pencari pertama yang sekarang berkembang menjadi usaha komersial yang cukup besar adalah Lycos, yang dimulai di Carnegie Mellon Universitysebagai proyek riset pada tahun 1994.
Segera setelah itu, banyak mesin pencari yang bermunculan dan bersaing memperebutkan popularitas. Termasuk di antaranya adalah safari web browsing yang aman dan untuk publik. Masing-masing bersaing dengan menambahkan layakan-layanan tambahan seperti yang dilakukan oleh Yahoo.
Tahun 2002 Yahoo! mengakuisisi Inktomi, setahun kemudian mengakuisisi AlltheWebdan Altavista kemudian meluncurkan mesin pencari sendiri yang didasarkan pada teknologi gabungan dari mesin-mesin pencari yang telah diakuisisinya serta memberikan layanan yang mengutamakan pencarian Web daripada layanan-layanan lainnya.
Di bulan desember 2003, Orase menerbitkan versi pertama dari teknologi pencari waktu-riilnya. Mesin ini memiliki banyak fungsi baru dan tingkat unjuk kerja yang jauh lebih baik.
Mesin pencari juga dikenal sebagai target investasi internet yang terjadi pada akhir tahun 1990-an. Beberapa perusahaan mesin pencari yang masuk ke dalam pasar saham diketahui mencatat keuntungan besar. Sebagian lagi sama sekali menonaktifkan layanan mesin pencari, dan hanya memasarkannya pada edisi-edisi enterprisesaja, contoh Northern Light sebelumnya diketahui merupakan salah satu perintis layanan mesin pencari di internet.
Buku Osmar R. Zaïane From Resource Discovery to Knowledge Discovery on the Internet menjelaskan secara rinci sejarah teknologi mesin pencari sebelum munculnya Google. Mesin-mesin pencari lainnya mencakup a9.com, AlltheWeb, Ask Jeeves, Clusty, Gigablast, Teoma, Wisenut, GoHook, Kartoo, dan Vivisimo.
Saat awal perkembangan internet, Tim Berners-Lee membuat sebuah situs web yang berisikan daftar situs web yang ada di internet melalui peladen web CERN. Sejarah yang mencatat sejak tahun 1992 masih ada hingga kini.[2] Dengan semakin banyaknya situs web yang aktif membuat daftar ini tidak lagi memungkinkan untuk dikelola oleh manusia. Utilitas pencari yang pertama kali digunakan untuk melakukan pencarian di internet adalah Archie yang berasal dari kata "archive" tanpa menggunakan huruf "v".[3] Archie dibuat tahun 1990 oleh Alan Emtage, Bill Heelan dan J. Peter Deutsch, saat itu adalah mahasiswa ilmu komputer Universitas McGill, Amerika Serikat. Cara kerja program tersebut adalah mengunduh daftar direktori serta berkas yang terdapat pada layanan ftp publik (anonim) kemudian memuatnya ke dalam basisdata yang memungkinkan pencarian.
Mesin pencari lainnya seperti Aliweb, muncul di 1993 dan masih berjalan hingga saat ini. Salah satu mesin pencari pertama yang sekarang berkembang menjadi usaha komersial yang cukup besar adalah Lycos, yang dimulai di Carnegie Mellon Universitysebagai proyek riset pada tahun 1994.
Segera setelah itu, banyak mesin pencari yang bermunculan dan bersaing memperebutkan popularitas. Termasuk di antaranya adalah safari web browsing yang aman dan untuk publik. Masing-masing bersaing dengan menambahkan layakan-layanan tambahan seperti yang dilakukan oleh Yahoo.
Tahun 2002 Yahoo! mengakuisisi Inktomi, setahun kemudian mengakuisisi AlltheWebdan Altavista kemudian meluncurkan mesin pencari sendiri yang didasarkan pada teknologi gabungan dari mesin-mesin pencari yang telah diakuisisinya serta memberikan layanan yang mengutamakan pencarian Web daripada layanan-layanan lainnya.
Di bulan desember 2003, Orase menerbitkan versi pertama dari teknologi pencari waktu-riilnya. Mesin ini memiliki banyak fungsi baru dan tingkat unjuk kerja yang jauh lebih baik.
Mesin pencari juga dikenal sebagai target investasi internet yang terjadi pada akhir tahun 1990-an. Beberapa perusahaan mesin pencari yang masuk ke dalam pasar saham diketahui mencatat keuntungan besar. Sebagian lagi sama sekali menonaktifkan layanan mesin pencari, dan hanya memasarkannya pada edisi-edisi enterprisesaja, contoh Northern Light sebelumnya diketahui merupakan salah satu perintis layanan mesin pencari di internet.
Buku Osmar R. Zaïane From Resource Discovery to Knowledge Discovery on the Internet menjelaskan secara rinci sejarah teknologi mesin pencari sebelum munculnya Google. Mesin-mesin pencari lainnya mencakup a9.com, AlltheWeb, Ask Jeeves, Clusty, Gigablast, Teoma, Wisenut, GoHook, Kartoo, dan Vivisimo.
Google muncul pada akhir tahun 1997, di mana Google memasuki pasar yang telah diisi oleh para pesaing lain dalam penyediaan layanan mesin pencari, seperti Yahoo, Altavista, HotBot, Excite, InfoSeek dan Lycos, di mana perusahaan-perusahaan tersebut mengklaim sebagian perusahaan yang bergerak dalam bidang layanan pencarian di internet. Hingga akhirnya Google mampu menjadi sebagai penyedia mesin pencari yang cukup diperhitungkan di dunia.
Saat tingginya persaingan antar mesin pencari yang ada, namun mesin pencari lain tidak mampu menghentikan kesuksesan Google. Setelah Yahoo mampu pada posisi puncak di sekitar tahun 2000, Google mampu menerobos liga besar tersebut. sehingga Google dipandang sebagai mesin pencari yang utama seperti yang kita ketahui pada hari ini.
Google muncul pada akhir tahun 1997, di mana Google memasuki pasar yang telah diisi oleh para pesaing lain dalam penyediaan layanan mesin pencari, seperti Yahoo, Altavista, HotBot, Excite, InfoSeek dan Lycos, di mana perusahaan-perusahaan tersebut mengklaim sebagian perusahaan yang bergerak dalam bidang layanan pencarian di internet. Hingga akhirnya Google mampu menjadi sebagai penyedia mesin pencari yang cukup diperhitungkan di dunia.
Saat tingginya persaingan antar mesin pencari yang ada, namun mesin pencari lain tidak mampu menghentikan kesuksesan Google. Setelah Yahoo mampu pada posisi puncak di sekitar tahun 2000, Google mampu menerobos liga besar tersebut. sehingga Google dipandang sebagai mesin pencari yang utama seperti yang kita ketahui pada hari ini.
Yahoo!
Yahoo! raja direktori di internet, di samping para pengguna internet melihat DMOZ serta LookSmart berusaha menurunkan nya dari posisi puncak tersebut. Akhir-akhir ini, telah tumbuh secara cepat dalam ukurannya, mereka pun sudah memiliki harga sehingga mudah untuk memasukinya, dengan demikian, mendapatkan sebuah daftar pada direktori Yahoo memang memiliki nilai yang tinggi.
pada tahun 2001, mesin pencari Googleberkembang besar. Keberhasilan ini didasarkan pada bagian konsep dasar dari link popularity dan PageRank. Setiap halaman diurutkan berdasarkan seberapa banyak situs yang terkait, dari sebuah premis bahwa situs yang diinginkan pasti lebih banyak terhubung daripada yang lain. Rangking situs (The PageRank)dari sebuah link halaman dan jumlah link dari halaman-halaman tersebut merupakan masukan bagi Rangking situs yang bersangkutan. Hal ini memungkinkan bagi Google untuk mengurutkan hasilnya berdasarkan seberapa banyak halaman situs yang menuju ke halaman yang ditemukannya. User interface Google sangat disukai oleh pengguna, dan hal ini berkembang ke para pesaingnya.
(https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mesin_pencari_web)
Yahoo! raja direktori di internet, di samping para pengguna internet melihat DMOZ serta LookSmart berusaha menurunkan nya dari posisi puncak tersebut. Akhir-akhir ini, telah tumbuh secara cepat dalam ukurannya, mereka pun sudah memiliki harga sehingga mudah untuk memasukinya, dengan demikian, mendapatkan sebuah daftar pada direktori Yahoo memang memiliki nilai yang tinggi.
pada tahun 2001, mesin pencari Googleberkembang besar. Keberhasilan ini didasarkan pada bagian konsep dasar dari link popularity dan PageRank. Setiap halaman diurutkan berdasarkan seberapa banyak situs yang terkait, dari sebuah premis bahwa situs yang diinginkan pasti lebih banyak terhubung daripada yang lain. Rangking situs (The PageRank)dari sebuah link halaman dan jumlah link dari halaman-halaman tersebut merupakan masukan bagi Rangking situs yang bersangkutan. Hal ini memungkinkan bagi Google untuk mengurutkan hasilnya berdasarkan seberapa banyak halaman situs yang menuju ke halaman yang ditemukannya. User interface Google sangat disukai oleh pengguna, dan hal ini berkembang ke para pesaingnya.
(https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mesin_pencari_web)
Macam-macam Search Engine
1.Google ( rewww.google.com )
Google merupakan search engine yang paling sering digunakan. Sampai saat ini, Google masih menjadi "The King Of Search Engine" di dunia. Google adalah search engine yang paling populer di dunia maya untuk mencari informasi yang diinginkan, dapat berupa pencarian alamat website, gambar, file, atau mengetahui situs-situs topik – topik, dan masih banyak lagi. Google merupakan sebuah perusahaan Amerika Serikat, didirikan oleh Larry Page alumnus Universitas Michigan dan Sergey Brin. Hanya dengan mengetikan kata kunci yang akan kita cari, maka secara otomatis google akan memberikan jawaban yang diberikan melebihi dari yang kita inginkan.
2. DuckDuckGo
Mungkin nama Duck-Duck Go terdengar asing. Namun, search engine ini memiliki sesuatu yang unik. Menariknya dengan mesin pencari DuckDuckGo, Jika kamu ‘bertanya’ soal sejarah atau fakta, hasil carian akan dipaparkan secara pantas menggunakan enjin janaan WoframAlpha.
Perbedaan DuckDuckGo dengan yang lain adalah Zero Click Info yang paling berguna, hampir setiap kali kamu melakukan carian di DuckDuckGo, satu kotak akan terpapar yang memberikan definisi, sejarah atau info berkaitan carian yang ingin kamu tahu. Duck-Duck Go dibangun untuk benar-benar menghormati privasi dari si pengguna. Tim pengembang DuckDuckGo menganggap bahwa fungsi pencarian terbaik bisa diraih tanpa harus melakukan tracking kepada para penggunanya.
3. Bing ( www.bing.com )
Bing merupakan produk dari Microsoft melalui CEO Microsoft “Steve Ballmer”. Bing adalah bentuk reinkarnasi yang dilakukan oleh Microsoft terhadap ketiga mesin pencari produksinya terdahulu diantaranya Live Search, Windows Live Search, dan MSN Search.
Bing memiliki sebuah teknologi baru yang diyakini mampu memberikan hasil pencarian yang lebih akurat karena menggunakan teknologi PowerSet. Bing mengelompokkan pencarian berdasarkan empat kategori, yaitu : pencarian halaman situs atau website, pencarian gambar, pencarian berita, pencarian siapa dan apa yang paling banyak dicari oleh pengguna Bing.
4 dari 4 halaman
1.Google ( rewww.google.com )
Google merupakan search engine yang paling sering digunakan. Sampai saat ini, Google masih menjadi "The King Of Search Engine" di dunia. Google adalah search engine yang paling populer di dunia maya untuk mencari informasi yang diinginkan, dapat berupa pencarian alamat website, gambar, file, atau mengetahui situs-situs topik – topik, dan masih banyak lagi. Google merupakan sebuah perusahaan Amerika Serikat, didirikan oleh Larry Page alumnus Universitas Michigan dan Sergey Brin. Hanya dengan mengetikan kata kunci yang akan kita cari, maka secara otomatis google akan memberikan jawaban yang diberikan melebihi dari yang kita inginkan.
2. DuckDuckGo
Mungkin nama Duck-Duck Go terdengar asing. Namun, search engine ini memiliki sesuatu yang unik. Menariknya dengan mesin pencari DuckDuckGo, Jika kamu ‘bertanya’ soal sejarah atau fakta, hasil carian akan dipaparkan secara pantas menggunakan enjin janaan WoframAlpha.
Perbedaan DuckDuckGo dengan yang lain adalah Zero Click Info yang paling berguna, hampir setiap kali kamu melakukan carian di DuckDuckGo, satu kotak akan terpapar yang memberikan definisi, sejarah atau info berkaitan carian yang ingin kamu tahu. Duck-Duck Go dibangun untuk benar-benar menghormati privasi dari si pengguna. Tim pengembang DuckDuckGo menganggap bahwa fungsi pencarian terbaik bisa diraih tanpa harus melakukan tracking kepada para penggunanya.
3. Bing ( www.bing.com )
Bing merupakan produk dari Microsoft melalui CEO Microsoft “Steve Ballmer”. Bing adalah bentuk reinkarnasi yang dilakukan oleh Microsoft terhadap ketiga mesin pencari produksinya terdahulu diantaranya Live Search, Windows Live Search, dan MSN Search.
Bing memiliki sebuah teknologi baru yang diyakini mampu memberikan hasil pencarian yang lebih akurat karena menggunakan teknologi PowerSet. Bing mengelompokkan pencarian berdasarkan empat kategori, yaitu : pencarian halaman situs atau website, pencarian gambar, pencarian berita, pencarian siapa dan apa yang paling banyak dicari oleh pengguna Bing.
4 dari 4 halaman
Search engine yang kini sedang populer
4. Yahoo! ( www.yahoo.com )
Yahoo! Search merupakan mesin pencari terbesar kedua saat ini setelah Google.Yahoo! Merupakan perusahaan multinasional yang berpusat di Sunnyvale,California, Amerika Serikat.
Yahoo!Inc. didirkan oleh Jery Yang dan David Filo.Yahoo! Search menyediakan fasilitas email gratis, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pencarian berbagai macam katagori seperti contohnya website, gambar, berita, video, dan audio. Search engine ini selalu menampilkan kata-kata yang mirip dengan kata-kata kunci yang sedang dicari.
5. Ask ( www.ask.com )
Ask.com merupakan salah satu macam-macam search engine yang kini sedang populer. Ask.com didirikan pada tahun 1996 oleh Garret Gruener dan David Warthen.
Ask.com pada awalnya bernama Ask Jeeves, Jeeves adalah nama dari seorang pelayan yang tugasnya mengambilkan jawaban dari setiap pertanyaan yang diberikan. Oleh sebab itu Ask.com dapat diartikan menjadi mesin pencari yang memungkinkan penggunanya untuk mendapatkan jawaban dari setiap pertanyaannya. Ask.com juga memiliki fitur Q&A Community yang fungsinya mirip sekali dengan Yahoo Answers.
(https://m.liputan6.com/tekno/read/3873221/5-macam-macam-search-engine-dan-penjelasannya-tak-cuma-google)
Fungsi Mesin Pencari
- Memudahkan Mencari Alamat Website atau Blog
Mesin pencari memiliki kapasitas yang sangat besar dan akan terus disesuaikan dengan pertambahan jumlah pengguna internet. Dibutuhkan pada mesin pencari yang memiliki bermacam-macam informasi yang dibutuhkan oleh orang-orang yang menggunakan mesin pencari tersebut.
2. Sarana Mencari Informasi
Kapasitas yang sangat besar yang diperlukan oleh mesin pencari memiliki banyak informasi di seluruh dunia yang dapat kita akses melalui internet.
3. Efektif untuk Menjelajah
Lebih mudah kita untuk mencari informasi dibandingkan kita mencari satu situs web atau blog. Jika Anda ingin tahu perbedaan antara blog dan situs web, kunjungi saja https://www.jetorbit.com/blog/perbedaan-blog-dan-website/ .
4. Memiliki Bahasa Pencarian yang Lengkap
Mesin pencari digunakan di seluruh dunia. Oleh karena itu, fasilitas mesin pencari dilengkapi dengan berbagai bahasa di dunia.
5. Sumber Finansial
Mesin pencari juga dapat difungsikan sebagai sumber terjemahan, misalnya dengan memasang iklan. Setiap pengguna akan menulis kata kunci untuk mencari informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Selanjutnya iklan-iklan yang berkaitan dengan kata kunci yang mereka tuliskan akan muncul sehingga pengunjung akan tertarik untuk melihat iklan-iklan tersebut.
(https://www-jetorbit-com.cdn.ampproject.org/v/s/www.jetorbit.com/blog/apa-sebenarnya-fungsi-search-engine/amp/?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQFKAGwASA%3D#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&aoh=15826796141008&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fwww.jetorbit.com%2Fblog%2Fapa-sebenarnya-fungsi-search-engine%2F)
4. Yahoo! ( www.yahoo.com )
Yahoo! Search merupakan mesin pencari terbesar kedua saat ini setelah Google.Yahoo! Merupakan perusahaan multinasional yang berpusat di Sunnyvale,California, Amerika Serikat.
Yahoo!Inc. didirkan oleh Jery Yang dan David Filo.Yahoo! Search menyediakan fasilitas email gratis, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pencarian berbagai macam katagori seperti contohnya website, gambar, berita, video, dan audio. Search engine ini selalu menampilkan kata-kata yang mirip dengan kata-kata kunci yang sedang dicari.
5. Ask ( www.ask.com )
Ask.com merupakan salah satu macam-macam search engine yang kini sedang populer. Ask.com didirikan pada tahun 1996 oleh Garret Gruener dan David Warthen.
Ask.com pada awalnya bernama Ask Jeeves, Jeeves adalah nama dari seorang pelayan yang tugasnya mengambilkan jawaban dari setiap pertanyaan yang diberikan. Oleh sebab itu Ask.com dapat diartikan menjadi mesin pencari yang memungkinkan penggunanya untuk mendapatkan jawaban dari setiap pertanyaannya. Ask.com juga memiliki fitur Q&A Community yang fungsinya mirip sekali dengan Yahoo Answers.
(https://m.liputan6.com/tekno/read/3873221/5-macam-macam-search-engine-dan-penjelasannya-tak-cuma-google)
Fungsi Mesin Pencari
- Memudahkan Mencari Alamat Website atau Blog
Mesin pencari memiliki kapasitas yang sangat besar dan akan terus disesuaikan dengan pertambahan jumlah pengguna internet. Dibutuhkan pada mesin pencari yang memiliki bermacam-macam informasi yang dibutuhkan oleh orang-orang yang menggunakan mesin pencari tersebut.
2. Sarana Mencari Informasi
Kapasitas yang sangat besar yang diperlukan oleh mesin pencari memiliki banyak informasi di seluruh dunia yang dapat kita akses melalui internet.
3. Efektif untuk Menjelajah
Lebih mudah kita untuk mencari informasi dibandingkan kita mencari satu situs web atau blog. Jika Anda ingin tahu perbedaan antara blog dan situs web, kunjungi saja https://www.jetorbit.com/blog/perbedaan-blog-dan-website/ .
4. Memiliki Bahasa Pencarian yang Lengkap
Mesin pencari digunakan di seluruh dunia. Oleh karena itu, fasilitas mesin pencari dilengkapi dengan berbagai bahasa di dunia.
5. Sumber Finansial
Mesin pencari juga dapat difungsikan sebagai sumber terjemahan, misalnya dengan memasang iklan. Setiap pengguna akan menulis kata kunci untuk mencari informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Selanjutnya iklan-iklan yang berkaitan dengan kata kunci yang mereka tuliskan akan muncul sehingga pengunjung akan tertarik untuk melihat iklan-iklan tersebut.
(https://www-jetorbit-com.cdn.ampproject.org/v/s/www.jetorbit.com/blog/apa-sebenarnya-fungsi-search-engine/amp/?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQFKAGwASA%3D#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&aoh=15826796141008&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fwww.jetorbit.com%2Fblog%2Fapa-sebenarnya-fungsi-search-engine%2F)
Cara Kerja Search Engine
Search engine memiliki sebuah bagian software atau fungsi yang disebut dengan crawler. Kadang crawler disebut juga dengan spider, bot atau robot. Aktivitas yang dilakukan sebuah crawler disebut dengan crawling.
Crawling adalah proses saat membaca konten halaman website melacak dan menemukan link yang terdapat dari setiap halaman yang ditemuinya. Tugasnya adalah untuk mengevaluasi link berdasarkan alamat yang ditentukan dari awal.
Crawler selalu mengikuti link dan mencoba menemukan dokumen yang belum dikenal oleh search engine.
Google mempunyai perangkat komputer super canggih untuk menjalankan robot-robot atau spider dalam merayapi dan mengambil data pada miliaran laman web. Google memiliki beberapa crawler, yang paling dikenal adalah Googlebot.
Kalau dilihat sepintas, cara kerja mesin pencari ini mirip dengan kebanyakan pengguna biasa. Mengunjungi situs lalu melusuri tautan demi tautan.
Ada satu hal yang menarik disini, setiap pemilik situs ternyata dapat mengatur dan membatasi Googlebot dalam merayapi dan menelusuri situs.
Misalnya dengan mengatur halaman-halaman tertentu saja untuk dirayapi. Pemilik juga bahkan bisa menolaknya untuk sama sekali tidak dikunjungi Googlebot.
Ketika pengguna menuliskan kata kunci (keyword) pada mesin pencari, maka sistem Google akan memproses pencarian dengan mencari, mencatat dan menyusun kata dalam sebuah data base yang sangat besar. Dengan cara mengambil informasi pada situs web termasuk dalam tag konten utama dan atribut, seperti judul tag dan atribut ALT dan hasilnya nanti adalah jawaban dari kata kunci yang diinginkan oleh pengguna tadi.
Jumlah situs web yang terindeks mencapai 60 triliun dengan besar ukuran file mencapai 100 juta gigabyte.
Jadi pada intinya indexing adalah komponen yang melakukan aktivitas untuk menguraikan masing-masing laman dan meneliti berbagai unsur, seperti teks, headers, struktur atau fitur dari gaya penulisan, tag HTML khusus.
(https://www.herosoftmedia.co.id/apa-sebenarnya-fungsi-search-engine-dan-bagaimana-cara-kerjanya/)
Search engine memiliki sebuah bagian software atau fungsi yang disebut dengan crawler. Kadang crawler disebut juga dengan spider, bot atau robot. Aktivitas yang dilakukan sebuah crawler disebut dengan crawling.

Crawling adalah proses saat membaca konten halaman website melacak dan menemukan link yang terdapat dari setiap halaman yang ditemuinya. Tugasnya adalah untuk mengevaluasi link berdasarkan alamat yang ditentukan dari awal.
Crawler selalu mengikuti link dan mencoba menemukan dokumen yang belum dikenal oleh search engine.
Google mempunyai perangkat komputer super canggih untuk menjalankan robot-robot atau spider dalam merayapi dan mengambil data pada miliaran laman web. Google memiliki beberapa crawler, yang paling dikenal adalah Googlebot.
Kalau dilihat sepintas, cara kerja mesin pencari ini mirip dengan kebanyakan pengguna biasa. Mengunjungi situs lalu melusuri tautan demi tautan.
Ada satu hal yang menarik disini, setiap pemilik situs ternyata dapat mengatur dan membatasi Googlebot dalam merayapi dan menelusuri situs.
Misalnya dengan mengatur halaman-halaman tertentu saja untuk dirayapi. Pemilik juga bahkan bisa menolaknya untuk sama sekali tidak dikunjungi Googlebot.
Ketika pengguna menuliskan kata kunci (keyword) pada mesin pencari, maka sistem Google akan memproses pencarian dengan mencari, mencatat dan menyusun kata dalam sebuah data base yang sangat besar. Dengan cara mengambil informasi pada situs web termasuk dalam tag konten utama dan atribut, seperti judul tag dan atribut ALT dan hasilnya nanti adalah jawaban dari kata kunci yang diinginkan oleh pengguna tadi.
Jumlah situs web yang terindeks mencapai 60 triliun dengan besar ukuran file mencapai 100 juta gigabyte.
Jadi pada intinya indexing adalah komponen yang melakukan aktivitas untuk menguraikan masing-masing laman dan meneliti berbagai unsur, seperti teks, headers, struktur atau fitur dari gaya penulisan, tag HTML khusus.
(https://www.herosoftmedia.co.id/apa-sebenarnya-fungsi-search-engine-dan-bagaimana-cara-kerjanya/)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar